Keamanan data dalam transaksi di Internet

Keamanan data dalam transaksi di Internet.

Keamanan data pada proses transaksi online merupakan hal yang sangan urgen.Berbagai cara dilakukan untuk menjamin keamanan data dari serangan para hacker, cracker, dan sniffer . Salah satunya adalah dengan melengkapi protocol jaringan dengan secure socket layer (SSL) dan memanfaatkan Domain Name Service (DNS) Corruption. DNS Corruption terjadi jika ada intruder yang memalsukan alamat IP dari nama komputer yang sebenarnya.
Secara sederhana, transaksi online yang dilakukan melalui internet terdiri atas 4 komponen dasar yaitu :
1. Web client
Berupa web browser semacam Internet Explorer dan Netscape yang menjadi client dan menjadi pihak yang meminta layanan ke server.
2. Web server
Berupa web server semacam IIS dan Apache yang menjadi server dan menjadi pihak yang menyediakan layanan ke client.
3. Internet
Merupakan media yang digunakan untuk mengkomunikasikan data, pada umumnya dibangun dari protocol TCP/IP
4. Secure layer
Berupa media tambahan semacam SSL (Secure Socket Layer) yang berfungsi menyediakan sarana untuk mengamankan data yang dikomunikasikan melalui internet.

Contoh dalam hal ini, misalnya toko online atau bank harus menyediakan teknologi keamanan data yang sesuai standar, sehingga data-data pelanggan tidak dapat dicuri dan digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menjaga transaksi yang aman melalui toko online dan internet banking adalah sebagai berikut :
* Kita harus memahami prosedur yang diberikan oleh bank, termasuk aspek –aspek penting sehubungan dengan keamanan data, sehingga data kita tidak jatuh ketangan orang lain.
* Setelah selesai menggunakan layanan toko online atau internet banking, kita harus memastikan telah keluar dari layanan tersebut (logout) sebelum menutup browser atau meninggalkan komputer yang digunakan.
* Kita tidak boleh meninggalkan komputer jika kita sedang login di internet bankning.
* Komputer kita harus dilengkapi antivirus yang selalu aktiv atau up to date. Antivirus akan mencegah masuknya virus spyware yang dapat merekam dan mencuri data-data kita.
* Gunakan hanya komputer pribadi untuk mengakses layanan toko online dan intermet banking, kita tidak boleh menggunakan komputer yang biasa di akses oleh orang lain, seperti warnet.
* Kita harus menjaga dengan aman informasi tentang nomor kartu kredit, user ID, dan password milik kita.
Sumber :
-http://eritristiyanto.wordpress.com
-http://journal.amikom.ac.id

0 komentar:

Poskan Komentar

by : 2008